Dr. Chinel Lee, seorang dokter gigi berbakat, memberikan wawasan mendalam tentang pilihannya dalam menjalani karir sebagai dokter gigi. Dengan latar belakang di bidang kedokteran dari University of Technology, Jamaica, ia telah menjadikannya sebagai profesi yang bukan hanya karir, tetapi juga panggilan hidup. Dr. Lee menekankan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesionalnya, serta bagaimana kedokteran gigi memungkinkannya untuk meraih keduanya dengan cara yang memuaskan.
Memilih Jalan Kedokteran Gigi
Dalam wawancara terkini, Dr. Lee mengungkapkan kecintaannya terhadap bidang medis sejak usia muda. Namun, pilihan untuk menjadi dokter gigi bukan semata berdasarkan minat akademisnya, melainkan juga keputusan untuk mencapai keseimbangan hidup yang diinginkannya. Kedokteran gigi memberikan fleksibilitas waktu yang tidak selalu bisa didapat dari profesi medis lainnya, memungkinkan Dr. Lee untuk tetap terlibat aktif dalam kehidupan sosial dan keluarga. Ia mengalami kepuasan dalam meningkatkan kualitas hidup pasiennya setiap hari, dan ini bagi Dr. Lee, adalah sebuah kemenangan ganda.
Perjalanan Karir dan Tantangannya
Sebagai seorang lulusan tahun 2017 yang cepat beralih ke praktik di 2018, Dr. Lee telah melalui perjalanan karir yang luar biasa dalam waktu singkat. Ia menekankan betapa menantangnya tahun pertama praktik, dimana ia harus membayar pinjaman mahasiswa sambil tetap memberikan layanan terbaik kepada pasiennya. Tantangan tersebut justru memotivasinya untuk mendirikan 360 Dental pada tahun 2020, sebuah pencapaian besar yang menandai tonggak penting dalam karirnya yang gemilang.
Strategi Mengatasi Ketakutan Pasien
Dr. Lee menyadari bahwa banyak orang dewasa merasa ketakutan saat harus menemui dokter gigi. Ketakutan ini sering kali berakar dari pengalaman masa kecil yang tidak menyenangkan atau hanya dari cerita-cerita yang didengar dari orang lain. Untuk mengatasi masalah ini, Dr. Lee percaya pada pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan pasiennya. Ia mengambil pendekatan empati dan sabar dengan mendengarkan ketakutan mereka dan menjalankan prosedur dengan langkah yang nyaman bagi pasien.
Trend dan Masa Depan Kedokteran Gigi
Teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia kedokteran gigi. Dr. Lee mengungkapkan minatnya pada perkembangan seperti Digital Smile Design, Invisalign, dan veneer non-invasif, yang meningkatkan akurasi, kenyamanan, dan efisiensi dalam perawatan. Regenerasi gigi dan peningkatan diagnostik dengan bantuan kecerdasan buatan juga menjadi sorotan masa depan yang ditunggunya. Hal ini sejalan dengan perannya di Jamaica Dental Association yang akan menyelenggarakan konvensi besar di tahun 2026, membuka jalan bagi inovasi global.
Sosok di Balik Dokter Gigi
Di luar klinik, Dr. Lee adalah sosok yang menikmati kehidupan penuh warna melalui keseimbangan antara pekerjaan dan aktivitas relaksasi. Menikmati waktu bersama keluarga, mengunjungi gym, dan bepergian ke berbagai tempat menjadi bagian dari kesehariannya. Pemandangan laut di Negril, Jamaica, menjadi tempat favoritnya untuk mencari ketenangan.
Gaya hidupnya yang seimbang juga diiringi dengan kegemarannya pada mode. Dr. Lee mengagumi koleksi dari Chanel, Dior, dan merek terkenal lainnya yang sejalan dengan gaya fashionnya yang elegan namun simpel. Baginya, penampilan adalah bagian dari ekspresi diri yang tentunya tidak kalah penting.
Kesimpulan
Melalui wawancara ini, Dr. Chinel Lee menampilkan dirinya bukan sekadar sebagai dokter gigi yang kompeten, tetapi juga sebagai seorang yang memiliki pandangan jauh ke depan dalam menciptakan perubahan di bidang kedokteran gigi. Dedikasinya dalam menghadirkan senyuman bagi pasien menjelaskan mengapa kedokteran gigi lebih dari sekadar profesi bagi dirinya. Dengan pandangannya yang berfokus pada manusia dan teknologi, Dr. Lee berkomitmen untuk terus berinovasi demi kesehatan yang lebih baik untuk semua orang.
